Critical Question

 

“Jika dia mengatakan bahwa dia menyukaimu, apakah kau akan menjawab dengan mengiyakan?”

Pertanyaan gila yang cukup membuatku berdebar. Meski pertanyaan semacam itu sudah sangat lama kunantikan keluar dari mulut seseorang. Tapi bodohnya, aku tidak menggunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Gilanya malah kusebutkan nama orang lain yang seharusnya tak kusebut. Aku menyesal. Tapi tidak juga. Entahlah. Selalu ada hal baik disamping rasa penyesalan itu sendiri. Selalu seperti itu. Dan artinya, Aku masih harus menunggu.

***

Ada tujuh orang saat itu termasuk aku. ada dia juga- lelaki yang aku suka, dan salah satu dari sisanya bertanya padaku

“Jika dia-lelaki yang aku suka dalam diam-mengatakan bahwa dia menyukaimu, apakah kau akan menjawab dengan mengiyakan?”

aku terdiam sejenak, menatapnya pada dia yang juga tengah menatapku bingung tanpa menghilangkan raut penasarannya.

“Ya, aku menyukainya. Sangat. Sampai aku hampir gila dibuatnya. Itu Jawabanku. Ganti. Aku yang butuh jawabannya sekarang. Tidak ada jika. Aku ingin tahu kejujurannya. Apa dia menyimpan rasa untukku juga?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s